Ketua KPK Antasari Azhar Dinonaktifkan, Dicekal dan Jadi Tersangka Pembunuhan
Ditulis oleh creativesimo di/pada 1 Mei 2009
Sebetulnya saya mulai suka dengan bapak-bapak berkumis ini, yang gagah dan kalo maen wayang orang sangat cocok memerankan gatotkaca atau bima. Kiprahnya di dunia persilatan pemberantasan korupsi pun layak diacungi jempol, setidaknya ketika dia tidak segan memeriksa para petinggi negara, termasuk besan presiden, beberapa petinggi BI dan juga anggota dewan, serta beberapa kepala daerah. Tapi apa lacur, berita sore hari ini membuat penilaian berubah seratus delapan puluh derajat! OMG, apakah negeri ini makin dijauhi kebaikan?
Bermula dari pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen pertengahan Maret lalu. Nasrudin dibunuh setelah maen golep di Lapangan Golf Modern Tangerang. Dia ditembak saat duduk di kursi kiri belakang mobil BMW abu-abu dekat Danau Modernland, Cikokol, Tangerang Kota, 14 Maret pukul 14.00. Dua kali tembakan mengenai jendela mobil lalu mengenai pelipis kiri korban oleh pelaku yang diduga pria berjaket coklat dengan sepeda motor Yamaha Scorpio.
Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Mayapada, kemudian dibawa ke RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, 15 Maret sekitar pukul 12.05. Tapi lukanya terlalu serius dan ia tewas dengan dua peluru masih bersarang di kepala. Ia dimakamkan di tempat asalnya di Makasar, 16 Maret.
Pihak keluarga sudah memberi pernyataan, bahwa ada petinggi negeri yang terlibat dalam pembunuhan keluarga mereka, namun tentu saja tidak memberikan nama.
Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap sembilan tersangka pelaku pembunuhan. Dari mereka polisi memperoleh nama Komisaris PT Pers Indonesia Merdeka Sigid Haryo Wibisono. PT PIM adalah induk perusahaan harian Merdeka yang pemrednya kriminolog Mulyana W Kusuma dan harian tersebut ikut juga memberitakan insiden pembunuhan tersebut.
Penelusuran lebih lanjut membawa-bawa nama Antasari Azhar, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi. Ini lebih mengejutkan lagi.
Itu isu yang beredar tiga hari belakangan ini. Kamis malam (30-04-2009) Antasari memberi pernyataan di depan wartawan. “Saya siap diperiksa polisi, karena saya juga penegak hukum. Tidak mungkin saya kabur. Saya malah melindungi Nasrudin, karena dia adalah saksi saya. Karena dia beberapa kali melaporkan adanya korupsi di RNI (Rajawali Nusantara Indonesia-red), sekitar beberapa bulan lalu,” katanya di kediamannya, Perumahan Giraloka Bumi Serpong Damai, Tangerang.
Jumat pagi ia tidak masuk kantor. Tapi Kamis sore sebetulnya sudah ada perintah pencekalan terhadap dirinya, atas perintah Jaksa Agung Muda Intelejen (Jamintel) Wisnu Subroto. Sekarang ia resmi dijadikan tersangka.
Lalu empat wakil ketua KPK bersidang: M. Jasin, Candra Hamzah, Bibit Riyanto, dan Haryono Umar. Mereka sepakat untuk menonaktifkan Antasari Azhar. Keempatnya akan memimpin KPK sehingga tidak kosong kepemimpinan.
Mengapa AA bertindak begitu jauh? Inilah pengakuan dari keluarga Nasrudin, disampaikan oleh pengacaranya:
Pembunuhan Nasrudin, Direktur PT Rajawali Putra Banjaran, diduga berlatar belakang asmara. Keluarga menyimpan bukti berupa pesan pendek yang diterima Nasrudin dua pekan sebelum ia tertembak, 14 Maret. Ini diungkapkan Boyamin Saiman dari Tim Advokasi Keluarga Nasrudin di Kota Solo, Jumat (1/5) siang.
Menurut Boyamin, pesan pendek yang diterima Nasrudin itu tertulis dikirimkan oleh AA. Isinya kurang lebih, “Permasalahan di antara kita mari kita selesaikan baik-baik. Kalau perlu saya minta maaf. Jangan di-blow up, kalau di-blow up, tahu sendiri risikonya.”
Sumber dari keluarga bercerita, sejak menerima pesan pendek itu Nasrudin yang semula jarang shalat, jadi kerap shalat dan khusyuk sekali. Lebih dari itu, ia pun terlihat gelisah. Saat ditanya, Nasrudin mengatakan, pasangannya diganggu orang. “Orang itu disebut Nasrudin berinisial AA,” tutur Boyamin.
Dua hari sebelum ditembak, Nasrudin membentuk tim penasihat hukum yang akan digunakannya untuk mendukung rencananya mengungkap kasus skandal yang melibatkan AA yang juga pejabat negara itu. “Dia sempat menunjuk pengacara terkenal di Jakarta,” kata Boyamin.
Bukti berupa pesan pendek dan beberapa foto telah diserahkan keluarga kepada polisi. Menurut Boyamin, keluarga berharap bukti-bukti itu dapat dimanfaatkan untuk menemukan missing link yang disebutkan polisi.
Boyamin menambahkan, Nasrudin dan AA sebenarnya telah berteman lama sejak Nasrudin aktif memberikan informasi tentang kasus korupsi di tubuh PT Rajawali Nusantara Indonesia. Belakangan, Nasrudin merasa kecewa karena kasus ini hanya menyeret Direktur Keuangan PT Rajawali Nusantara Indonesia sebagai tersangka dan melewatkan beberapa orang lain yang juga terlibat kasus itu.
Itu kekecewaan kedua Nasrudin kepada AA sehingga berencana membeberkan skandal AA kepada publik. Dengan rencana Nasrudin, barangkali AA merasa khawatir. Lalu ia berkeluh kesah kepada orang-orang dekatnya yang lantas diterjemahkan terlalu jauh atau mungkin saja ia memang memerintahkan langsung. “Ini tugas polisi untuk mengungkapnya,” kata Boyamin.
Dari hasil penelusuran keluarga, salah satu tersangka yang ditetapkan polisi, SH, diketahui sebagai tim sukses AA saat mengikuti seleksi masuk lembaga negara yang sekarang dipimpinnya. SH melobi beberapa partai di DPR sehingga AA bahkan bisa menjadi ketua di lembaga itu.
“AA khawatir reputasinya jatuh jika skandalnya dibuka dan SH khawatir bisnisnya terganggu jika AA dipaksa turun dari jabatannya jika skandalnya terungkap,” kata Boyamin.
Bagaimanapun, proses masih berlangsung. Kita hormati asas praduga tak bersalah. Mungkin saja AA bisa memberikan bukti bahwa bukan ia yang terlibat. Bisa saja.
Yang perlu diperhatikan adalah:
- KPK sebagai lembaga tidak perlu dibawa-bawa. Bila Ketua KPK bertindak atas nama pribadi dan bukan lembaga, maka tindakannya adalah tanggung jawab pribadi.
- KPK sudah bagus bertindak cepat dengan menonaktifkan AA. Seharusnya diberi tenggat waktu berapa lama. Bila tenggat waktu habis dan persoalan belum selesai atau kecenderungan bahwa kesalahan AA makin kuat, sebaiknya segera pilih Ketua baru.
- Para koruptor yang sudah kena sabetan KPK atau belum: JANGAN TERTAWA! Memang ini tamparan bagi KPK, tapi bedakan apakah itu kesalahan individu atau lembaga dan apakah persoalannya menyangkut korupsi atau asmara!
- Bagi polisi: ayo usut tuntas! Bila selama ini lembaga polisi termasuk yang paling korup, ayo buktikan dengan menyikat (ketua non aktif) KPK! Siapa pun yang salah, SIKAT! Juga bagi jaksa dan lembaga peradilan, BUKTIKAN NYALIMU!
- Bagi masyarakat (sebetulnya bagi saya sendiri): inilah bila engkau mengidolakan seseorang. Ga masalah, tapi suatu saat bila yang kau idolakan berbuat salah, engkau akan menderita!
Jadi mari dudukkan persoalannya dengan benar: bila AA bersalah, maka ia harus diadili. Tapi itu tidak menghapus jasa-jasanya memberikan shock therapy bagi perilaku korupsi di negeri ini selama ia memimpin KPK.
Dan bagi KPK, ini kesempatan yang langka untuk justru meningkatkan citranya, bahwa KPK bukan hanya AA seorang, tapi adalah sebuah tekad, sebuah semangat dan kolektivitas bangsa untuk membangun negara yang BERSIH DARI KORUPSI!
Setuju?

Kang berkata
Kira 2 sebulan sebelum kasus Antasari terungkap, KPK sudah mengangkat resmi Sekeretaris dari seorang pejabat BPPT yang katanya seorang sangat ahli berpredikat Doktor dibidang IT,yang tentutanya diusulkan oleh SBY.
Kaitannya dengan situasi suhu politik PEMILU Pileg – Pilpres saat ini, jika kegagalan KPU yang perangkat IT nya didukung oleh kehandalan dari BBPT yang telah mengeluarkan biaya Triliunan itu ternyata terbukti gagal dan menjadi sumber dari semua kekacauan perhitungan suara, paling tidak pejabat BBPT yang sekarang menjadi orang kedua di KPK dan beberapa hari lagi akan otomatis menjadi orang pertama di KPK, tentunya diharapkan mampu meredam persoalan2 kegagalan IT untuk tidak diusut dan mengarah ke SBY, sehingga keberadaan persyaratan status kandidat SBY sebagai calon presiden mendatang tidak cacat hukum
Beberapa hari yang lalu Antasari sudah mulai melangkah kearah pengusutan kekacauan di KPU, dan ini sudah pasti tidak diinginkan SBY cs.( ingat komentar SBY di TV,tentang tuduhan curang terhadapnya, SBY setengah mengancam ia mengatakan banyak menyimpan persoalan2 hukum lawan2 politiknya) Jika kesalahan KPU terungkap dan sumuanya bermuara ke SBY
maka betapa kisruhnya Negara ini. Yang penting mari kita jaga dan kawal kebenaran hukum untuk rakyat dan betapa politik di Indonesia masih tetap diwarnai kepentingan-kepentingan yang selalu mencederai dan merugikan kepercayaan Rakyat
nusantaraku berkata
KPK menjadi ikon pemberatnasan korupsi karena adanya Antasari.
Namun, sayang beliau sudah terlanjur menjadi “pejabat”.
Seperti yang kita tahu, bahwa jika pejabat sudah memegang kekuasaan, maka “kuasa” dapat bertindak khilaf.
Disisi lain, saya juga cukup yakni bahwa lembaga kepolisian maupun pemerintah juga menggunakan “teknik” yang tidak jauh berbeda.
Namun, SBY belum berbicara. Padalah Demokrat dan SBY menggunakan ikon keberhasilan pemberantasan Korupsi untuk mendongkrat suaranya. Inilah kekuasaan…
Singal berkata
Apa ada unsur politiknya?!, kekuasaan dengan segala cara dan sangat merugikan rakyat banyak.
creativesimo berkata
apakah pemberantasan korupsi dikalahkan oleh asmara?
nobodysperfect berkata
Ada analisa, Antasari sengaja diseret oleh kaki tangan koruptor.
kelly amareta berkata
ko negara kita malah jadi panggung sinetron macem begini yak ?
panduanhaji berkata
Semoga akan diperiksa dengan sebagus bagusnya kasus ini. Atas nama Tuhan, atas nama negara dan kejujuran, mari kita tegakkan keadilan. Jangan ada sandiwara palsu. Jangan ada fitnah memitnah. Mari menyelesaikannya secara jujur dan adil serta penuh bukti. Semoga kebenaran selalu berpikah pada yang benar.
Oleh penulis buku: 40 Hari Di Tanah Suci.
cha berkata
jgn bawa2 bawa polisi terkorup anda bisa buktikan gak, jaga mulutnya..
nusantaraku berkata
To : Cha
Sdr Cha tidak perlu emosional. Saya cukup percaya bahwa beliau menulis mengenai kepolisian terkorup berdasarkan referensi massal. Coba Sdr Cha cek sendiri hasil survei-survei, lembaga publik manakah yang terkorup di negeri ini, tidak lain tidak bukan Kepolisian. Mari open minded.
Silahkah cek sendiri di : http://www.ti.or.id/researchsurvey/90/tahun/2009/bulan/01/tanggal/21/id/3816/
atau 5 Lembaga Publik Terkorup 2008
Terima kasih.
elexyoben berkata
Harap sabar menunggu,
Bisa jadi ini konspirasi menggarap KPK secara gotong royong karena selama ini dikenal sadis dalam menggulung orang.
Download yang BEJAD-BEJAD DISINI
Hasanain juaini berkata
Masya Allah jika semua assumsi ini ada kebenarannya, maka konklusinya adalah tidak ada yang bener di negeri ini.
Ah. . . tak perlu pessimistislah. Pasti ada ujungnya. ntar juka klir, lalu muncul lagi yang lain dan begitulah berulang berputar . . .
Innalillah
Berbuatlah yang benar + Baik + bermanfaat
Hindarkan kesalahan
Kalau salah segera taubat + minta ampun maaf + nasuha
Semoga kita bisa tenang. Amiin
Dodik Setiawan berkata
trenyuh si penegak keadilan pemberantas korupsi malah tersandung skandal pembunuhan keji semacam ini…
kartini nainggolan berkata
smoga sja masalah ini segera terselesaikan….
weby berkata
Msalah kriminal sebaiknya di dudukan pada persoalan hukum saja, jangan dikaitkan dengan politik. Meskipun ada dugaan dan sangkaan itu hanya pendapat orang awam. Yang paling penting adalah bukti-bukti, saksi-saksi dan alibi yang bisa dilogikan sebagai kebenaran. Kalau satu masalah kecil seperti kriminal yang mana semua orang bisa saja jatuh dalam pencobaan terus dikaitkan dengan politik apalagi sama orang2 berkuasa. Yah pantes kalau negara ini tidak pernah bisa objektif dan maju
Abdul Syair berkata
Kisah cinta segitiga selengkapnya dapat anda baca dan simak dalam Blog-aku. Kunjungi sekarang juga sebelum ketinggalan…
pimpii berkata
semoga ini bukan konspirasi — tapi juga kalau nanti terbukti benar, telah rusak susu sebelanga. KPK diganti saja menjadi kepanjangannya menjadi Komisi Perselingkuhan dan Korupsi
About me..... berkata
akhirnya perjalanan sang pemberantas korupsi.. !
pujangga berkata
bung saya tidak pernah meragukan kemampuan pak Antasari Azhar dalam memberantas korupsi tetapi memberantas masalah yang lain saya kurang tahu terutama Cinta, Pak Antasari mari kita berantas korupsi walaupun kita di jeruji besi ataupun liang kubur
sofwan.kalipaksi berkata
Dalam kasus ini, yang cukup misterius adalah Sigid Haryo (bos Koran Merdeka) yang disebut-sebut sudah ditahan dalam kasus Antasari. Siapa dia? Seperti apa jejak rekam petualangannya di kalangan elit negeri ini? baca di sini:
http://kalipaksi.wordpress.com/2009/05/03/inikah-akhir-petualangan-sigid-haryo-wibisono/
40 Daftar Berita Antasari A, Nasrudin Z, dan Rani Juliani « Nusantaraku berkata
[...] Ketua KPK Antasari Azhar Dinonaktifkan, Dicekal dan Jadi Tersangka Pembunuhan [...]
Daftar Berita Antasari A, Nasrudin Z, dan Rani Juliani « Putra Rafflesia berkata
[...] Ketua KPK Antasari Azhar Dinonaktifkan, Dicekal dan Jadi Tersangka Pembunuhan [...]
ataz berkata
DISININ JUGA ADA BERITA MENARIK
______________________________________________
Foto—foto mesra Antasari azhar dan rani julianti
http://muntaz.wordpress.com/2009/05/05/foto-foto-mesra-antasari-azhar-dan-rani-julianti/
………….
HUKUMAN MATI ANTASARI AZHAR
http://muntaz.wordpress.com/2009/05/05/hukuman-mati-antasari-azhar/
………….
mas mr berkata
Itu namanya pejabat kilaf, kalo uda kilaf akui kesalahan dan minta ampun kepada Allah Swt, yang namanya manusia bersifat kilaf, biasa lalu tobat nasuha.
Daftar Berita Antasari A, Nasrudin Z, dan Rani Juliani « Lebihcepatlebihbaik’s Blog berkata
[...] Ketua KPK Antasari Azhar Dinonaktifkan, Dicekal dan Jadi Tersangka Pembunuhan [...]
Nduts berkata
Seharusnya memang harus Revolusi Untuk negeri ini walaupun butuh waktu lebih lama dari pada tidak jelas seperti sekarang, demi anak cucu kita.. semua peninggalan orde baru, dari Pemimpin pejabat sampai Pegawai Negeri ini..
Lotye berkata
Setuju REVOLUSI..
creativesimo berkata
@Nduts dan Lotye
Revolusi? Revolusi moral, ya, revolusi politik? tidak, terlalu besar risikonya.
Kronologi Kasus Antasari [Update] « My Humz… My share place berkata
[...] Ketua KPK Antasari Azhar Dinonaktifkan, Dicekal dan Jadi Tersangka Pembunuha : 1 Mei 2009 [...]
redaksi berkata
CINTA BIRAHI ANTASARI
Antasari Azhar memang fenomenal. Menyala bagai api, melompat dari hati, membakar hangus koruptor lalu jatuh, menghilang menjadi abu. Hancur nama dan karirnya. Dia tersangka aktor intelektual pembunuhan Nasrudin, dengan latar cinta segitiga.
Benarkah pembunuh Nasrudin adalah Antasari??!!
Lepas dari persoalan pro dan kontra persoalan itu, ini adalah hasrat permasalahan cinta.
Cinta… selalu menghidangkan suatu madah tersendiri di segala lapisan masyarakat. Cinta selalu menguak rahasia alam dan misteri keabadian. Seperti tertulis dalam kisah Julius Caesar-Cleopatra, Bill Clinton-Monica Lewinski, Yahya Zaini-Maria Eva, Al Amin-Eifel, kini Antasari-Rani, semua berlatar belakang cinta.
Cinta telah membutakan mata meraka. Bagai setangkai mawar mekar indah, namun disekelilingnya dibangun pagai berduri. Mereka membabat habis pagar itu tanpa membiarkan ia berjalan dalam prosesi cinta.
Dari semua permasalahan,cinta selalu menampakkan fragment kekakuan, tiap-tiap segi permasalahan cinta membawa derita, memojokkan manusia menuju kehidupan yang serba fana.
Julius Cesar akhirnya hidup sendiri ditinggal mati Cleopatra, Al-amin dihukum 10 tahun penjara kemudian bercerai dengan kristina. Kini Antasari membunuh Nasrudin dengan latar cinta pula
Berkaca dari permasalahan itu semua, Mungkin kita harus belajar kembali apa itu cinta??!! seorang pujangga Yunani, Plato pernah berkata, bahwa cinta yang murni adalah cinta yang bebas dari pengaruh nafsu kekelaminan. Ajaran cinta ini dikatakan olehnya cinta para Dewata.
Pertanyaan besar dalam diri kita. Akankah kita harus kembali mengamalkan yang telah lama punah itu??!!
sumber:http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/