Creative Computer

Internet, Education, E-learning, Software, Job Vacancy, Politic

Say No to Boediono, Say Yes to Budi Anduk

Ditulis oleh creativesimo di/pada 14 Mei 2009

Ha ha ha … saya langsung tertawa melihat berita dari detiknews ini. Sejak Rabu kemarin (13-05), Detik melaporkan bahwa beberapa sudut Jakarta diramaikan oleh spanduk yang dibuat oleh Masyarakat Damai dan Bersatu itu. Spanduk berbackground putih bertuliskan warna merah, biru, dan hitam itu terlihat di perempatan Jalan Fatmawati Jakarta Selatan, di halte busway Jalan Buncit Raya Jakarta Selatan dan di fly over perempatan Pasar Rebo Jakarta Timur.

Meski banyak yang setuju bahwa Boediono adalah cawapres paling pas buat SBY dengan alasan antara lain dia adalah ekonom senior, dekat dengan AS, bukan dari parpol dan tentu saja alasan terkuat SBY menurut saya adalah dia tidak ingin didampingi wapres dari parpol karena tahun 2014 dia tidak bisa mencalonkan diri lagi dan wapresnya akan sangat berpotensi mengalahkannya bila dari parpol – ada juga yang mengritik bahwa Boediono tidak prorakyat dan bermazhab neoliberal.

Namun, mengapa Budi Anduk? Ooo…banyak tafsiran. Tentu saja sang pembuat spanduk tidak sedang mengiklankan Budi Anduk sebagai cawapres. Bukan, tetapi mungkin ini: kalo Boediono membuat kening berkerut, partai bergelut sedangkan Budi Anduk membuat kita tertawa, mengendurkan saraf dan membuat hidup lebih bermakna (halah).

Eits, jangan salah. Melawak bukan pekerjaan gampang, membuat gembira orang bukan profesi murahan. Jadi jangan dikira menjadi wapres lebih tinggi manfaatnya bagi banyak orang dibanding menjadi pengisi acara Tawa Sutra.

Buktinya, lihat saja di facebooknya Budi Anduk ini. Hari ini Kamis 14-05-2009 jam 13.00, ia sudah mempunyai 188.829 penggemar! Luar biasa, lebih-lebih bila kita yakin bahwa pengguna internet dan terutama pemilik akun Facebook adalah orang-orang terpelajar dan punya uang. Penggemar Budi mengalahkan orang-orang tenar lainnya macam Zinedine Zidane, Lionel Messi, Paus Johanes II, Maryln Monroe dan Michael Jordan!

Lalu berapa penggemar Boediono di facebook? Saya tidak tahu alamatnya. Ketika saya cari, baik dengan frasa Boediono dan Budiono, saya tidak menemukan halaman yang sesuai dengan maksud saya.

Jadi? Maaf, Boediono, meski anda Gubernur BI, meski anda cawapres SBY, meski anda dikenal luas dunia kapitalis, meski anda membuat partai koalisi PD uring-uringan, anda masih kalah kelas dengan Budi Anduk. Di facebook. Mungkin juga di kehidupan nyata… :)

5 Tanggapan ke “Say No to Boediono, Say Yes to Budi Anduk”

  1. siceptea berkata

    sory y mas kalo komen nya ga sesuai dg posting, saya siceptea, mau nawarin kerjasama, saya mau pasang iklan di blog mas ini bentuknya cuma link doank, disimpen di blogroll atau side bar,,harganya saya nawar 10rb/bulan per link,,jd kalo saya pasang 10 link, maka dalam satu bulan mas saya bayar 100rb/bulan (baru penawaran, masih bisa nego)…itupun kalo mas bersedia,,,kalo tertarik, email saya di siceptea@gmail.com
    iklan nya gakan berhub, sama adult ataupun gambling kok,,kalem
    regards

  2. omiyan berkata

    hhmm hehehehe eh tapi siapa tahu lho tiba-tiba namanya berubah dari BOEDION menjadi BOEDIANDUK HAHAHAHAHA

    http://bungaliani.wordpress.com/2009/05/15/capres-cawapres-pilihan-rakyat-atau-golongan-atau-permintaan-asing/

  3. nusantaraku berkata

    Tapi tidak bisa disamain sih, satu artis, satu ekonom.
    Apakah neo-lib? Saya menemukan warta pos 2002 dan sudah saya ulas di sini:
    http://nusantaranews.wordpress.com/2009/05/15/menelusuri-sisi-sisi-lain-pak-boed-yang-saya-kenal/

  4. Irfan berkata

    budi anduk, mantapp coy!
    http://irfanmuhamad.wordpress.com/2009/05/15/say-yes-to-say-no-to/

  5. vorziz berkata

    wah…wah..wah…
    masak nama Boediono disamain ma Boedianduk berbanding terbalik tu… Tapi lucu juga sih budi anduk yang mukanya ancur2an gitu disamain 5 budiono yang notabane’na seorang GUB BI

Komentar telah ditutup