Creative Computer

Internet, Education, E-learning, Software, Job Vacancy, Politic

Pemkot Surakarta Cari Kualitas Dalam Rekruitmen CPNS

Ditulis oleh creativesimo di/pada 8 November 2009

08 Nopember 2009 | 14:26 wib | Daerah
Soal Seleksi CPNSD Kota Surakarta
Pemkot Surakarta Cari Kualitas Dalam Rekruitmen CPNS

Pemkot Surakarta tak mengejar kuantitas tapi lebih mengarah kepada kualitas dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) 2009.

“Kesuksesan bukan dilihat dari jumlah pendaftar. Meski nantinya (sampai ditutup–Red) jumlahnya cuma seidikit tidak apa apa. Yang penting mendapatkan pegawai sesuai kriteria,” kata Ketua Tim Pengadaan CPNS Kota Surakarta Budi Suharto, Minggu (8/11), menanggapi sepinya pendaftar yang melayangkan lamaran ke pemkot.

Jika jumlah pendaftar CPNS 2009 ini tak seperti yang ditargetkan yakni 13.000 orang pelamar, seperti dalam seleksi 2008. Budi menuyatakan pemkot tak akan gresek atau sekedar menerima bagi pelamar yang asal sudah mendaftar. Pihaknya tetap mengedepankan kualitas pelamar, termasuk persyaratan adanya sertifikat Test of English as a Foreign Language (TOEFL).

Seperti diberitakan Suara Merdeka (7/11), pendaftaran CPNSD Kota Surakarta 2009 sepi peminat. Sejak dibuka 31 oktober lalu hingga Jumat (6/11), data jumlah pendaftar yang masuk baru mencapai 768 orang. Dari jumlah itu, berkas yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) pun hanya 468 pelamar, sedangkan yang tak memenuhi syarat (TMS) sejumlah 300 pelamar. Salah satu faktor yang membuat pelamar enggan memilih Solo yakni persyaratan sertifikat TOEFL.

Menurutnya persyaratan yang diminta pemkot sebenarnya tak begitu rumit. Sebab TOEFL tak harus yang terbaru. Yang terpenting sudah pernah mengikuti sehingga jika nanti pemerintah memberikan pendidikan lagi maka tak terlalu sulit. “Segala keputusan ada konsekuensi resiko. Kalau sekarang kami mensyaratkan ada TOEFL peminat berkurang, maka itu salah satu resiko yangharus dihadapi. Hal-hal semacam ini sudah kami pertimbangkan.”

Disamping persyaratan TOEFL, seleksi CPNS Pemkot Surakarta juga digelar berbeda dengan daerah lain. Di kabupaten/kota dan Pemprov Jateng, seleksi hanya melalui tahapan tes tertulis yakni tes pegetahuan umum (TPU) dan tes potensi individu (TPI), tapi di Solo pelamar yang dinyatakan lolos tes tertulis harus menjalani ujian wawancara.

Menyinggung bobot tes wawancara dalam seleksi penerimaan CPNS, Budi menyampaikan cuma 5%, sehingga kalau peserta sudah dinyatakan lolos dalam ujian TPU dan TPI maka kemungkinan diterima atau menjadi CPNS adalah 95%.

Menanggapi sorotan sejumlah pihak perihal metode tes wawancara rentan terhadap dugaan praktik kolusi? Sekda Kota Surakarta itu menegaskan pihaknya akan bertindak fair

dan obyektif dalam proses seleksi ini. “Kalau ada pihak-pihak yang mengsangsikan proses seleksi silahkan saja melakukan pengecekan nanti (saat proses seleksi–Red).”

Pemkot menjadwalkan ujian tertulis seleksi penerimaan CPNS akan dilakukan 6 Desember nanti. Sementara pengumuman hasil tes tertulis akan dilakukan pada 10 Desember. Dua terbaik masing-masing formasi akan dipanggil untuk mengikuti tes wawancara, yang rencananya akan dilangsungkan pada 14-17 Desember. Selanjutnya, pengumuman kelulusan pada 23 Desember.

Kota Surakarta dalam penerimaan CPNS 2009 ini akan melakukan secara mandiri. Jumlah calon pegawai yang akan diterima pemkot sejumlah 198 orang. Rinciannya, untuk tenaga guru SD sebanyak 38 orang, guru SMP (29 orang), guru SMA (10 orang), dan guru SMK (57 orang), sedangkan tenaga kesehatan (24 orang) serta tenaga teknis lain (40 orang).

( Widodo Prasetyo / CN13 )

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>